Suatu anugrah terbesar seumur hidup didalam kehidupan saya dari keajaiban sang pencipta yang tidak akan pernah terlupakan. Saya merasa bersy...
Suatu anugrah terbesar seumur hidup didalam kehidupan saya dari keajaiban sang pencipta yang tidak akan pernah terlupakan. Saya merasa bersyukur pernah berada didalam rahim sosok seorang ibu yang begitu mengasihi saya Siti Bariah binti Iman Sumarto berasal dari daerah Jawa Tengah.solo. Dengan benih cinta yang tumbuh subur dari sosok seorang ayah yang begitu hebat Laode Abdul Rauf bin Laidi berasal dari daerah Sulawesi Tenggara,Buton.
Tepatnya 30 september 1980 suara isakan tangis kecil yang keluar dari mulut saya ketika saat dilahirkan..., seketika terdiam tenang ketika mendengarkan lantunan azan dari ayahnda tercinta di telinga saya dikota yang penuh berkah yaitu Kota Dumai. Saya terlahir sebagai anak ke 5 dari 8 bersaudara, dengan diberi nama LD.Supriyadi.
Dengan belaian kasih dan sayang kedua orang tua yang begitu luar biasa membesarkan saya dikota yang banyak memberi cerita cinta dikehidupan saya dan tepatnya diJalan TegaLega Komp.perhubungan laut II dumai gg .uar 1 no.68/12. Alm ayah saya bekerja sebagai PNS perhubungan laut navigasi. Beliau dipindah tugaskan ( mutasi ) ke Kota Dumai. Sebelumnya beliau beritugas di Jakarta dan Tanjung Pinang. Sehingga saya disekolahkan diTaman Kanak Kanak TK Barunawati II tepatnya pada tahun 1985.
Dikomplek ini begitu memberi kehidupan yang penuh dengan kekeluargaan. Saling peduli.., saling menerima dan saling berbagi. Komplek perghubungan laut ini tempat awal saya menulis cerita ...abang abang dan kakak kakak dikomplek ini selalu memberi saya perhatian yang lebih. (saya selalu diistimewakan ).
saya sangat ingat dengan kejadian diwaktu saya kecil dulu..., lebih kurang pada tahun 1989 saya masih SD..., saya masuk sekolah diSDN.004 Bukit Datuk pada tahun 1986. Dikomplek kami ini pernah banjir... dimana anak anak seusia saya tidak diperbolehkan untuk bermain banjir dan disuruh untuk pulang karna tepatnya di jl.baruna 2 dan 3 itu masih sangat rawa dan ketika banjir ia sangat dalam. namun..bedanya..
Saya selalu diperbolehkan untuk bermain banjir dengan mereka dan ikut naik diatas rakit yang dibuat oleh mereka dari batang pisang... disitu saya merasa saya sangat menikmatinya. Mungkin keistimewaan itu timbul karna saya selalu meletakkan senior senior saya ini sebagai tempat berbagi dengan kedekatan yang saya ciptakan sendiri. Saya sangat menghormati dan menggap mereka bukan orang lain..., seperti keluarga sendiri dan ini juga untuk semua orangtua orangtua yang ada dikomplek ini.
Setelah beranjak dan masuk sekolah SMP Datuk Laksamana tepatnya pada tahun 1993 bertambahnya usia..., pena saya juga tidak pernah henti untuk terus menulis cerita tentang diri saya.Lalu tepatnya 1996 saya masuk kesekolah SMU Lancang Kuning. Lulus di tahun 1999 s/d 2000. Pada tahun 2009 saya memasuki bangku kuliah di Universitas terbuka ( ut ) jurusan guru kelas sekolah dasar. Membuat saya semakin semangat terus untuk menulis kisah kehidupan saya dikota ini....,
Dumai telah mengenalkan saya tentang seni. Bahkan mengantarkan diri ini untuk berani belajar dalam berkarya. Meskipun pada awalnya mental dan tekat masih perlu bimbingan dan tunjuk ajar serta arahan. Kota Dumaipada tahun itu selalu menghadirkan wadah untuk mengantarkan putra putrinya mengarah pada kegiatan yang positif dan bahkan membentuk jati diri agar berani dalam berkarya. Khususnya mengeksplor diri dibidang seni untuk menemukan karakter dan waktu yang tepat... tepatnya tahun 2000 di Gerai Yong Mude jalan patimura untuk pertama kalinya saya mengikuti festival lagu melayu se Kota Dumaidengan lagu ( fatwa pujangga ). Alhamdulillah awal yang baik., saya meraih prestasi. San setelah itu ditahun tahun berikutnya masih difestival yang sama yaitu lagu melayu yang saya ikuti menjadi menjadi peserta.... alhamdulillah saya masih tetap selalu mengukir prestasi dari setiap perlombaan seni yang selalu diadakan oleh pemerintah Kota Dumai( dinas pariwisata ) juga instansi instansi lain khususnya dibidang tarik suara.
Semakin cintanya saya terhadap Kota Dumai.., alhamdulillah setelah saya selalu mengukir prestasi..., diKota Dumai. Kota Dumaijuga selalu memberi kesempatan dan peluang untuk mengarahkan saya menjadi kontingen peserta dari utusan Kota Dumaiuntuk mengikuti perlombaan seni ( tarik suara ) ini ke tingat provinsi yang selalu diadakan di Pekanbaru, Siak,Rrohil, Rengat dll... alhamdulillah...saya juga masih dapat mengukir prestasi disana. Bahkan juga mengikuti festival syair sesumatra dan alhamdulillah saya masih tetap dapat meraih prestasi.
Dan pada tahun 2013 saya juga masih diberikan peluang dan dan kesempatan oleh Kota Dumai untuk tampil menyanyikan lagu dondang sayang di gedung dang merdu Pekanbaru dalam ajang kenduri melayu sedunia (seasean ). Setelah festival festival yang saya ikut..., setelah itu saya tidak lagi menjadi peserta dalam festival yang diadakan...namun saya diarahkan dengan kesempatan untuk selalu tampil menampikan tampilan ...baik dikota dumai, Pekanbaru , Tanjung pinang, Jakarta dll...
Setelah pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan saya jadikan semangat yang tak pernah henti. Di afi 3 Jakarta...saya juga pernah menulis pengalaman mendaftarkan diri menjadi peserta dengan jalur pendaftaran diMedan. Saat itu saya masuk menjadi nominasi 50 besar..., setelah disaring menjadi nominasi 20 besar...saya gagal. Disitulah pelajaran berharga yang banyak saya dapatkan, tapi saya tidak pernah berhenti untuk terus belajar dalam berkarya.
Alhamdulillah setelah itu dan lagi lagi Dumai memberi kesempatan kepada saya untuk dapat bergabung dalam recording album Bungsu tepatnya pada tahun 2009. Dan saya juga merasa terharu serta merasa senang yang sangat luar biasa dapat menyanyikan lagu cipt. alm. bpk Abdul Hamid ( musisi terkenal handal Kota Dumai bahkan tingkat nasional) yang berjudul "petuah melayu" dan juga lagu lagu yang lainnya.( video clip petuah melayu beliau juga andil didalamnya ), beliau juga ( pencipta lagu laila canggung yang dinyanyikan langsung oleh artis ibu kota iyet bustami. )
Jadi..., mengapa saya suka dan cinta terhadap kota kelahiran saya ini...?
karna Dumai yang telah melahirkan saya dan membesarkan nama saya dibidang seni ( tarik suara ini dumai...i love you ).
Tapi saya harus ingat jasa orang orang musisi hebat Kota Dumai yang selalu mendukung dan mensup port setiap langkah perjalanan karir saya ini. Saya sangat berterimakasih kepada ( alm.bpk mufti e dam , alm. bpk abdul hamid dan bung yopi ) berkat tunjuk ajar dan ilmu yang saya dapatkan.
Dan sosok no 1 yang sangat berperan dalam kehidupan diri saya bahkan semua prestasi ini tidak pernah saya dapatkan jika saya tidak memiliki alm ayah saya yang luar biasa ini. Karena bakat saya bernyanyi ini adalah turunan dari bakat ayah saya sendiri sebagai seniman ( penyanyi ) diera masa alm ayah saya dahulu. Untuk semua lika liku kehidupan yang saya jalani dan alami dalam bidang seni yang masih saya geluti ini sampai sekarang...,
Jika saya nengingat dan mengenang masa masa saya mengikuti festival dulu..., saya tidak pernah memberitahu orangtua saya ketika ingin mendaftar sebagai peserta. dan bahkan saya tidak pernah meminta uang untuk membayar mengikuti sebagai peserta. Alasan pertama saya : jika saya bercerita dan meminta uang pendaftaran pada kedua orang tua saya...saya malu jika saya tidak menang. Sehingga saya selalu meminjam uang kawan saya untuk membayar pendaftaran itu.
alasan kedua saya : saya tidak ingin ketika saya mengikuti perlombaan tersebut dilihat dan ditonton oleh orangtua dan keluarga saya.. karna saya merasa malu.
alasan ketiga saya :saya ingin mandiri dan memberikan kejutan pada orang tua dan keluarga saya.
Akan tetapi setiap saya pergi dari rumah dengan berpakaian melayu untuk mengikuti festival itu semua saya selalu menyalami dan mencium pipi ibu saya. sambil saya bilang.., doain ya mak....!
Setiap pulang festival itulah baru orangtua dan keluarga saya tau... karna dengan melihat saya pulang dengan membawa piala,piagam,uang tunai dan bahkan hadiah.
kalau saya mengenang itu semua..., lucu.., sedih.., tergaru...bangga.
Dulu saya merasa bernyanyi hanyalah sekedar hobi.Tapi setelah saya geluti.. , tanpa saya sadari..., dengan bernyanyi alhamdulillah saya jadi bisa menikmati hasil penghasilan dari bernyanyi itu sendiri. ( sampai saat ini )
Pesan saya untuk pemuda pumudi diluar sana....galilah potensi dan
temuilah katakter diri. Jangan pernah berhenti dan putus asa dalam berkarya.
teruslah belajar... jangan sungkan untuk bertanya. Jaga etitut kerjasama yang baik. Dan yang paling penting mintalah restu dari ibu mu. Restu Allah dari restu ibu mu. Surga dibawah telapak kaki ibu
Semboyan diri saya dalam seni.
Menghormati yang lebih senior dan menghargai yang junior, menjalin silaturahmi yang baik
dan menjaga etitut kerjasama yang baik dengan siapapun. Kata belajar tidak pernah berhenti dari dalam diri saya untuk terus berkarya. Bernyanyi dari hati.
Seni itu indah...
dimana kita dapat meluahkan perasaan melalui sebuah lagu.
Setelah saya menggeluti dan bahkan mencintai dengan lagu
lagu melayu yang saya nyanyikan selama ini...banyak terdapat pesan dan kesan
yang saya temui dari lirik demi lirik..., bait demi bait bahkan dari kisah
serta cerita dari lagu tersebut.
Saya berfikir bahwasanya pengembangan musik melayu ini
sangat dan amat perlu dikembangkan dikalangan zaman kezaman. Karena banyak
berupa nasehat dan petuah yang patut kita ketahui dan kembangkan. Perlunya
kembali menciptakan gebrakan gebrakan dimana lagu melayu yang telah ada di Kota
Dumai alhamdulillah sudah mulai banyak jadi kita perlu memberikan vitamin kembali
pada generasi penerus untuk mengenal dan mencintainya dengan cara mengadakan
ajang perlombaan lagu melayu antar rt,kelurahan,kecamatan dan kota .
Rekan rekan musisi seniman lain yang ada diKota Dumai sangat
memiliki potensi yang luar biasa dalam pengembangan seni khususnya diKota Dumai.
baik itu rekan rekan pemusik.., penyanyi dan pencipta sangat
memiliki jiwa seni yang patut di rangkul dan berada 1 atap berpayunkan
kebersamaan untuk mengembangkan seni khususnya Kota Dumai bahkan kemancanegara.
Seperti sekarang ini saya melihat kegigihan semangat yang
luar biasa dari masing masing insan seni dan pencinta seni baik itu dari senior
saya bahkan junior saya ... memiliki kata sepakat untuk mengembangkan seni
dalam 1 wadah yaitu dkd.
Maka saya juga terpanggil untuk bertanggung jawab bersama
sama mengembangkan seni melalui dewan kesenian daerah dipriode 2020 s/d 2025.
jika bicara hati..., maka tidak ada kata berat dan tidak ada
kata terbebani untuk menyandang tugas mulia dan mencoba mengeksplor diri dengan
pengalaman dan ilmu tang pernah didapat.
Itulah insan seni...merasa mendapatkan kepuasan dan
kenikmatan batin jika dapat melalukan hal hal seni itu sendiri.
Dewan kesenian daerah merupakan wadah tepat untuk merangkul dalam mengeksplor diri para insan seni.
Jika para seniman dapat berkumpul dalam payung dkd ini..
saya yakin..., dumai akan dapat mengembangkan seni seni yang patut dibanggakan
nantinya.
DKD ( Dewan Kesenian Daerah ) Kota Dumai priode thn.2020 s/d 2025...
tampilan beda dengan semangat yang luar biasa. Memajukan seni kota tercinta.
Kota Dumai.













COMMENTS