Search This Blog

Syair dan Pantun Dumai

Syair Dumai Dengan Bismillah kami mulaikan Bersyair untuk Tuan dan Puan Berkisah tentang Kampung Nelayan Yang kini jadi Kota ...


Syair Dumai



Dengan Bismillah kami mulaikan
Bersyair untuk Tuan dan Puan
Berkisah tentang Kampung Nelayan
Yang kini jadi Kota Pelabuhan

Kononlah dulu Kampunglah Dumai
Tempat bertanam semai menyemai
Waktu panen sungguhlah ramai
Bersuka ria musim menuai

Kini zaman telah berubah
Dumai menjadi Kota Bertuah
Statusnya kini telah berubah
Seiring dengan Otonomi Daerah

Kota Perdagangan dan Kota Jasa
Itulah sebutan untuk kotanya                
Industri berkembang sungguh pesatnya
Dari SDS sampai Bukit Kapur Reksa

Dumai disebut Kota Pengantin
Ramailah Orang yang bermastuatin
Dari yang kaya sampai ke miskin
Budayanya Joged dan juga Zapin

Penduduknya Terdiri Berbilang Suku
Minang, Jawa, Bugis, Melayu
Semuanya Hidup Bersatu Padu
Seia Sekata Bahu Membahu

Dumai kini terus berkembang
Amat Menyerlah tiada terbilang
Tempat Transit Orang Seberang
Menuju Malaka dan Negeri Pahang

Kepada Tuan dan juga Puan
Mari Menbangun tuk masa depan
Janganlah Kita sampai ketinggalan
Dumai Cemerlang itulah tujuan

Sampai disini Syairnya Kami
Mana yang salah mohon dimaafi
Jikalau baik jadilah Suri
Dilain waktu bersua kembali


Pantun Dumai




Buah Mengkudu buah cermai
Dibawalah Orang darilah Pekan
Kononnya dulu kotalah Dumai
Hanya sebuah Kampung Nelayan

Ikan Belukang siikan Sepat
Dimasak dengan santan berkuah
Kota Dumai berkembang pesat
Seiring dengan Otonomi Daerah

Buah Cermai si Buah Lakom
Ketiganya pula si Buah manggis
Penduduk Dumai berbilang Kaom
Melayu Jawa Minang Bugis

Beli Kelamai dihari pekan
Kelamai dibawa darilah Duri
Kota Dumai Kota Pelabuhan
Kota Jasa dan juga Industri

Pulut itam makan berkuah
Dimakan Orang diwaktu pesta
Tanda Dumai Kota Bertuah
Mumbang ditanam tumbuh kelapa

Apa tanda roti canai
Bila dimakan hendak bertambah
Apa tanda Kota Dumai
Adanya Kilang Putri Tujuh

Siput lokan ditambah kencong
Digulai lemak dalam kuali
Dijemput Puan dating Melancong
Orang Dumai sedia menanti

COMMENTS

Name

Artikel,6,cerpen,5,Cito Lucu,7,Event,1,Kisah,9,Motivasi,4,Musik,1,News,1,Pantun,10,Profil,32,Puisi,12,Resam,3,Sastra,37,Seni Budaya,12,
ltr
item
RIAU XArt : Syair dan Pantun Dumai
Syair dan Pantun Dumai
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhV58a-8cbQK_eHX9zs_luChA5lyddylVfX0U8xlP9NbCZEKrAD21WmytXfOG9CXW8nivbobULWgsdHYqj7w-DmfgEkyofo4Mrs0zuEOSLotLCPNmaNWgJuKZJGEw_sVewXfITz6N_AiZw/s320/adae.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhV58a-8cbQK_eHX9zs_luChA5lyddylVfX0U8xlP9NbCZEKrAD21WmytXfOG9CXW8nivbobULWgsdHYqj7w-DmfgEkyofo4Mrs0zuEOSLotLCPNmaNWgJuKZJGEw_sVewXfITz6N_AiZw/s72-c/adae.jpg
RIAU XArt
https://riauxart.blogspot.com/2020/04/syair-dan-pantun-dumai.html
https://riauxart.blogspot.com/
https://riauxart.blogspot.com/
https://riauxart.blogspot.com/2020/04/syair-dan-pantun-dumai.html
true
7301730672986727317
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content